Minggu, 22 Mei 2011

ALGORITMA PENGURUTAN ( SORTING )

Apa itu sorting?
Sorting atau pengurutan adalah salah satu kegiatan terpenting dalam struktur data. Bekerja dengan banyak data yang tak teratur pasti sangat merepotkan. Maka untuk memudahkan kita dalam mengelola data kita memerlukan suatu cara agar data tersebut menjadi teratur. Di sinilah sebenarnya peran pengurutan, menjadikan data yang “berantakan” menjadi teratur dan terurut.
Sorting adalah mengurutkan data sesuai kaidah-kaidah yang berlaku untuk mendapatkan data terurut sesuai keinginan. Terdapat 2 macam hasil pengurutan, yaitu pengurutan menaik (ascending) dan pengurutan menurun (descending). Ascending adalah hasil data yang telah diurutkan menjadi menaik. Sebagai contoh jika terdapat 10 data, maka data kedua akan lebih besar dari data pertama, sedangkan data ketiga akan lebih besar dari data kedua. Sehingga:

p1 < p2 < p3 < p4 < p5 < p6 < p7 < p8 < p9 < p10
Sedangkan descending adalah data yang telah diurutkan akan menjadi menurun. Sebagai contoh jika terdapat 10 data, maka data kedua akan lebih kecil dari data pertama dan data ketiga akan lebih kecil dari data kedua. Sehingga:
p1 > p2 > p3 > p4 > p5 > p6 > p7 > p8 > p9 > p10
Pengurutan Linear
Algoritma pengurutan linear adalah algoritma yang tidak menggunakan tanda perbandingan (>, <, >=, <=, ==) untuk menentukan urutan elemen dalam data (proses pengurutan tidak memakai perbandingan). Pengurutan dilakukan dengan cara logika dasar dan waktu eksekusi yang digunakan oleh algoritma bersifat linear.
Linear sort membutuhkan lebih banyak space memori dalam melakukan operasinya. Ini dikarenakan metode linear sort yang bersifat linear selalu membutuhkan memori untuk operasi. Sedangkan tingkat kecepatan eksekusi dapat dikatan lumayan cepat jika dibandingkan dengan operasi / metode pengurutan menggunakan perbandingan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar